Showing posts with label Atletik. Show all posts
Showing posts with label Atletik. Show all posts

Chelsea Tak Butuh Torres


London: Manajer Chelsea Carlo Ancelotti menegaskan rapor lini depan timnya sejauh ini terbilang menjanjikan. Karenanya, Ancelotti tak membutuhkan tambahan bomber baru, termasuk Fernando Torres. Artinya, tak ada pergerakan aktif yang bakal dilakukan The Blues di bursa transfer musim dingin Januari nanti.

Pernyataan Carletto tersebut diungkapkan dalam konferensi pers jelang laga matchday keempat penyisihan Grup F Liga Champions menjamu Spartak Moscow di Stamford Bridge, Rabu (3/11) besok malam atau Kamis (4/11) dinihari WIB.

Di laga tersebut, Ancelotti memberi konfirmasi akan memainkan kembali striker andalan asal Pantai Gading Didier Drogba yang telah terbebas dari skorsing tiga partai menyusul kartu merah yang diterimanya di babak semifinal lawan Inter Milan musim lalu.

“Jika seluruh pemain berada dalam kondisi yang fit, kami tidak membutuhkan tambahan seorang pemain pun. (Sebab) Saya pikir kami mempunyai skuad yang fantastis. Kami dapat bersaing di semua ajang kompetisi yang kami ikuti. Yang terpenting adalah menghindari cedera pemain. Itulah hal tersulit bagi kami. Kami akan berusaha keras agar setiap pemain tetap fit.

Kemenangan atas Spartak akan membuat Chelsea lolos ke babak 16 besar. Disinggung tentang adanya kemungkinan memainkan Torres di laga babak knock-out andaikata bomber Spanyol tersebut tak betah lagi di Anfield Stadium, Ancelotti mengatakan, “Sedari dulu saya telah mengatakan jika Torres bukanlah target kami di masa yang akan datang. Sebab, kami sangat memercayai para pemain muda kami.”

“Kami mempunyai duet striker yang fantastis, Drogba dan Nicolas Anelka. Selain itu pun kami masih memiliki Salomon Kalou dan dua bomber muda yang penuh dengan talenta, Daniel Sturridge dan Gael Kakuta. Jadi, saat ini, kami benar-benar tidak membutuhkan tambahan seorang striker pun, termasuk penyerang fantastis seperti Fernando Torres,” tandas Carletto.

40 Point Luol Deng, Bawa Bulls Berjaya


Chicago - Luol Deng mencetak poin tertinggi dalam karirnya dengan 40 angka sekaligus membawa Chicago Bulls unggul 110-98 atas Portland Trail Blazers dalam lanjutan NBA.

Pada laga yang digelar Senin malam waktu setempat (1/11) atau Selasa siang WIB, Pemain Inggris kelahiran Sudan ini mencetak 16 poin di kuarter pertama dan ketiga dan menceploskan 14 dari 19 kali tembakan di area dua angka. Torehan ini melewati catatan terbaiknya sebanyak 38 poin, yang dicetaknya juga saat melawan Blazers tahun 2007.

Point guard Chicago Derrick Rose, yang sebelum laga ini digelar menjadi topskorer sementara NBA, menambahkan 16 poin dan 12 assist.

Sementara Trail Blazers, sebelum laga ini digelar, mencetak rekor tiga kali menang beruntun yang semuanya direbut dengan membalikkan keadaan di kuarter keempat. Total raihan poin di kuarter keempat dalam tiga laga tersebut mencapai 85, sementara total poin yang dicetak lawan-lawannya hanya 49. Namun sat melawan Bulls, mereka tak mampu mengulang sukses tersebut.

Di Sacramento, Kings menjinakkan Toronto Raptors 111-108. Kemenangan direbut pada kuarter keempat setelah tertinggal pada tiga kuarter sebelumnya. Kemenangan ini menambah catatan menang di kandang menjadi enam kali dari enam laga terakhir.

Tyreke Evans mencetak 23 poin dan Beno Udrih menambah 17 bagi Sacramento. Sementara itu, Andrea Bargnani mencetak 28 poin dan menjadi pendulang poin terbanyak bagi Raptor.

Masa Depan Dinho Di Sansiro


MILAN – Spekulasi masa depan Ronaldinho kembali mencuat. Tapi, lagi-lagi sang agen sekaligus kakak Ronaldinho, Roberto De Assis, menolak memberikan kepastian masa depan kliennya.

Kehadiran Robinho dan Zlatan Ibrahimovic awal musim ini dianggap mengancam posisi Ronaldinho di starting XI arahan Massimiliano Allegri.

Hal inilah yang mencuatkan spekulasi bahwa striker internasional Brasil segera angkat kaki dari San Siro. Meski sempat menguap, kini rumor tersebut kembali datang.

Ronaldinho dianggap tak menunjukkan performa terbaiknya belakangan ini, sementara penampilan Ibra terus menanjak.

“Dinho marah? Tentu, akan lebih baik jika Anda menang,” tandas De Assis, terkait rumor kekecewaan Dinho atas kekalahan Milan dari Juventus akhir pekan kemarin.

“Soal masa depannya, kita lihat saja nanti dengan Adriano Galliani. Sejauh ini belum ada jadwal pertemuan, mungkin ada pembicaraan informal karena kami berteman,” lanjutnya kepada Gazzetta dello Sport, Senin (1/11/2010).

Fergie : Rooney Merumput 5 Pekan Lagi


MANCHESTER - Pelatih Manchester United, Alex Ferguson mengungkapkan, Wayne Rooney baru akan sembuh dari cedera pergelangan kaki dan kembali merumput dalam setidaknya lima pekan lagi.

"Saya pikir, Wayne Rooney akan absen untuk lima pekan lagi. Ia masih harus meningkatkan kebugarannya lagi. Saya pikir, lima pekan cukup," ujar Ferguson.

Rooney mengalami cedera pada sesi latihan menjelang laga Liga Champions melawan Bursaspor, 20 Oktober lalu. Mengacu keterangan Ferguson, Rooney bakal absen dalam sejumlah laga penting Premier League dan Liga Champions, misalnya melawan Manchester City, Aston Villa, Rangers, dan Valencia.

Rajai Stockholm Open, Federer Setara Sang Legenda

Roger Federer menjuarai Stockholm Open 2010, usai menaklukan petenis Jerman Florian Mayer dua set langsung, 6-4 6-3. FedEx pun layak disetarakan dengan legenda hidup Pete Sampras, yang merengkuh 64 gelar.

“Terasa fantastis bisa berada di sini, menghadapi tekanan dan bisa melewatinya di akhir turnamen,” cetus FedEx pada TV Swedia, diberitakan Eurosports, Senin (25/10/2010).

Saat ini, petenis peringkat dua dunia berada di posisi keempat petenis yang paling banyak memenangkan turnamen ATP. FedEx ada di belakang Jimmy Connors, Ivan Lendl dan John McEnroe.

Namun, petenis andalan Swiss yang memegang rekor juara Grand Slam (single) terbanyak, yakni 16 gelar, masih berpeluang melampaui raihan Connors yang mengakhiri karier setelah merengkuh lebih dari 100 gelar juara.

“Anda tidak pernah tahu kapan turnamen terakhir yang Anda ikuti. Itulah sebabnya kenapa Anda ingin menikmati setiap kemenangan,” tutur petenis kelahiran 29 tahun silam.
Ya, ini adalah kemenangan ketiga Federer sepanjang musim 2010, setelah menjuarai Australia Open dan Cincinnati. Dirinya mengaku kecewa karena prestasinya jauh di bawah standard.

“Musim panas ini memang mengecewakan, setelah kekalahan dini di Prancis dan Wimbledon. Tapi, saya saya bermain luar biasa di Australia Open dan Cincinnati. Saya mencatat rekor menang-kalah yang buruk tahun ini,” imbuhnya.

“Di tahun berikutnya, mungkin saya bisa meraih tujuh gelar juara. Tapi tahun ini, saya hanya meraih tiga dan banyak orang yang mengeluhkan,” pungkasnya

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Premium Wordpress Themes