Setelah Resmi Tunangan, Pangeran William Akan Menikah Tahun 2011

Jakarta - Pangeran William telah bertunangan dengan kekasihnya Kate Middleton sejak Oktober 2010 lalu. Kerajaan Inggris pun mengeluarkan pernyataan resmi mengenai pertunangan sejoli yang dilakukan di Kenya, Afrika Timur, itu.

Dilansir People, Selasa (16/11/2010), dalam pernyataan resminya pihak Kerajaan Inggris menyatakan setelah pertunangan itu William dan Kate akan menikah di Musim Semi atau Panas 2011. Pernikahan mereka akan digelar di London. Detail mengenai pernikahan itu akan diumumkan lebih lanjut.

Ratu Inggris Elizabeth II sudah mengetahui pertunangan dan rencana pernikahan William-Kate itu. Putra Pangeran Charles dan almarhum Putri Diana tersebut juga sudah minta restu pada ayah kekasihnya.

Setelah menikah rencananya pangeran berusia 28 tahun itu akan tinggal di North Wales. Kakak Pangeran Harry itu juga akan tetap bekerja di Royal Air Force.

Kabar bahagia mengenai pernikahan William dan Kate ini seolah menjawab gosip yang selama ini terus beredar. Hubungan keduanya kerap dikabarkan retak dan tersambung lagi. Sejoli itu sudah menjadi sepasang kekasih selama hampir delapan tahun. Kate Middleton adalah teman kuliah William di Universitas St Andrews.

Pawai Obor 500 Santri Depok

DEPOK - Sebanyak 500 remaja santri pesantren Al Hamidiyah, Pancoran Mas, Depok, malam ini berkeliling kota merayakan hari raya Idul Adha. Mereka terdiri dari siswa SD dan SMP yang berkeliling di malam takbir.

Mereka berkeliling dengan diiringi tabuh beduk dan mengumandangkan takbir. Tak lupa, para santri juga membawa obor. Koordinator pawai dan takbiran Fahmi Asrma mengatakan, pawai obor digelar untuk memeriahkan suasana Idul Adha sebelum menyembelih hewan kurban. Pawai obor, kata Fahmi, rutin digelar setiap tahun bersama dengan masyarakat sekitar.

"Santri dari pesantren kami, cuma terlihat lebih banyak karena masyarakat bergabung di tengah jalan, pawai obor dimaknai dengan cahaya untuk menerangi bangsa ini agar semakin maju. Pawai obor juga dapat menjadi media dakwah," ujarnya kepada Okezone, Selasa (16/11/10).

Rutenya, lanjut Fahmi, yakni dari pesantren menuju Rawa Denok, Pancoran Mas, terakhir di Rangkapan Jaya, Depok. Fahmi menambahkan, selain pawai obor, pihaknya juga menyiapkan ribuan kupon hewan kurban. "Kami siapkan 47 kambing, dan 6 sapi untuk para santri kami dan masyarakat," tandasnya.

Ungkap Mesin Waktu Seperti di Star Trek

Jakarta – Terdengar seperti konsep fiksi ilmiah, tapi ilmuwan suatu saat akan bisa membuat ‘jubah ruang waktu’. Jubah ini memungkinkan beam di luar angkasa layaknya di film Star Trek.

Perangkat ini bekerja dengan mempercepat dan melambatkan cahaya untuk memberi ilusi peristiwa yang terjadi. Jubah ini disebut oleh peneliti dapat digunakan untuk melakukan perjalanan dari satu tempat ke tempat lain secara instan.

Jubah ini seperti beam di luar angkasa layaknya di film Star Trek. Perangkat ini juga dapat menipu CCTV. Riset jubah ini diuraikan di terbitan Journal of Optics dariInstitute of Physics.

Pemimpin riset ini, Martin McCall, mengatakan, “Dengan memanipulasi cahaya, menyembunyikan lintasan waktu menjadi mungkin dilakukan. Bagi peneliti hal ini akan tampak seperti memindahkan seseorang secara instan seperti ilusi pada Star Trek.”

Dalam eksperimen sebelumnya, ilmuwan membuktikan cahaya dapat dibelokkan di sekitar obyek untuk membuatnya tak terlihat. Penjelasan di fisika mudah seperti melihat partikel cahaya dari dalam mobil, ketika berada di jalan ramai.

Teknologi ‘jubah tak terlihat’ ini menggunakan ‘metamaterial’ yang memiliki struktur yang dapat membelokkan cahaya. Riset baru lebih lanjut dilakukan guna merancang cara untuk menyembunyikan peristiwa dan objek.

Hal ini dapat dicapai dengan tak membengkokkan cahaya, melainkan memanipulasi kecepatannya melalui medium material. Meski perangkat jubah ruang waktu ini masih jauh, tapi ilmuwan telah menciptakan rancangannya berdasarkan fiber optik yang telah dikustomisasi.

Bahaya Kantong Kresek

Di Hari Raya Idul Adha, kantong kresek seringkali dimanfaatkan sebagai wadah daging kurban. Di balik sifatnya yang praktis dan murah, kantong kresek mengandung bahan kimia berbahaya yang bisa mengontaminasi makanan di dalamnya.

Sejak pertengahan tahun lalu, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah mengeluarkan peringatan resmi tentang bahaya kantong kresek. Bedasar hasil penelitiannya, kantong kresek, terutama warna hitam, merupakan produk daur ulang mengandung bahan kimia berbahaya.

Tak hanya itu, dalam proses daur ulang, produsen juga tak memerhatikan riwayatnya. "Apakah bekas wadah pestisida, limbah rumah sakit, kotoran hewan, kotoran manusia, atau limbah logam berat," demikian petikan peringatan BPOM tentang kantong kresek.

BPOM meminta masyarakat tak menggunakan kantong kresek sebagai wadah makanan, terutama makanan siap santap. Selain diragukan kebersihannya, kantong kresek berwarna dikhawatirkan mengandung zat karsinogen yang dalam pemakaian jangka panjang dapat memicu kanker.

Bahan kimia plastik tak hanya mudah terurai dan migrasi ketika terkena makanan panas. Namun, juga makanan mengandung asam, cuka, vitamin c, berminyak atau berlemak. Tak berlebihan jika Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bogor dan Institut Pertanian Bogor (IPB) mengimbau agar daging kurban tidak dimasukkan dalam kantong kresek, terutama warna hitam.

Selain kantong kresek, kemasan plastik berbahan polivinil klorida (PVC) dan kemasan makanan styrofoam juga berisiko melepaskan bahan kimia berbahaya. Jangan menggunakan kemasan makanan mengandung PVC sebagai wadah makanan panas, berminyak, berlemak atau mengandung alkohol.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Premium Wordpress Themes