Mesin Pencarian Artikel

Mesin Minuman Berteknologi pengenal wajah


Di Jepang terdapat mesin yang menyediakan minuman kaleng untuk dijual berteknologi pengenal wajah. Teknologi ini bertujuan untuk merekomendasikan minuman apa yang cocok bagi si pembeli berdasarkan usia dan gender. Berkat teknologi pengenal wajah ini, terdapat peningkatan penjualan sebanyak tiga kali lipat - keuntungan bagi si pemilik mesin minuman tersebut.

Mesin pengenal wajah ini dikembangkan JR East Water Business Co (anak perusahaan JR East Co). Mesin ini menggunakan panel layar sentuh besar dengan sensor untuk mengenali seluruh wajah manusia yang berniat untuk membeli minuman kaleng yang terdapat di dalam mesin.
Jika pelanggan seorang pria, mesin akan merekomendasikan kopi kaleng karena pria cenderung memilih produk itu. 
Label “Recommended” akan muncul pada produk minuman tertentu. Selain berdasarkan usia dan gender, setelah wajah dikenali oleh mesin minuman, terdapat rekomendari lain dari mesin tersebut, yaitu rekomendasi berdasarkan suhu dan waktu.

“Jika pelanggan seorang pria, mesin akan merekomendasikan kopi kaleng karena pria cenderung memilih produk itu. Jika pelanggan berusia 50 tahun, maka mesin merekomendasikan teh hijau,” ujar juru bicara JR East Water Business Co.

Dan secara otomatis bagi wanita berusia 20-an akan direkomendasikan teh atau minuman lain yang lebih manis. “Akan sangat menyenangkan bagi para pelanggan ketika mereka bisa berinteraksi dengan mesin kami. Selain itu, hal ini akan meningkatkan pengalaman membeli konsumen,” tambah jubir JR tadi.

Terumbu Karang di Sulawesi Tengah

Perairan Indonesia adalah salah satu perairan yang kaya akan terumbu karang. Namun sayangnya, tidak cukup dikenal bahkan cenderung terlupakan. Salah satunya tempat kekayaan terumbu karang terletak di Teluk Palu, Donggala, Sulawesi Tengah.

Teluk Palu Menyimpan Kecantikan Tersendiri
Sedikit orang Indonesia yang mengetahui bahwa Teluk Palu menyimpan kecantikan tersendiri. Bila pembaca berkunjung ke Teluk Palu, sangat disarankan untuk mendatangi pantai Tanjung Karang. Lokasinya berjarak 40 km dari kota Palu atau berjarak tempuh selama 45 menit.

Seperti yang sering pembaca ketahui melalui brosur-brosur pariwisata, gambaran pantai Tanjung Karang memiliki hamparan pasir yang putih yang bersanding dengan air laut yang biru dan sangat jernih, ombaknya bergelombang tenang, pohon nyiurnya berdahan dengan melambai-lambai, pengunjungnya akan dengan nyamman bersantai di tepi pantai, bermain-main dengan air laut yang bening dan menyegarkan. Sampai-sampai Pantai Tanjung Karang dijuluki sebagai 'pantai impian'.

Jika air lautnya diselami, maka akan nampak kumpulan terumbu karang. Terumbu karangnya tergolong unik dan ikan-ikannya berwarna-warni. Sehingga bagi para penyelam baik itu, scuba-diving, snorkle-ing, atau pemancing sangat memfavoritkan pantai Tanjung Karang di sudut Teluk Palu, Donggala, Sulawesi Tengah ini.

Di Tanjung Karang terdapat 17 gugus terumbu karang di radius kira-kira 20 km. Dan gugus terumbu karang yang terdekat dengan pantai bernama House Reef. Jaraknya kira-kira 2 meter dari bibir pantai. Selain House Reef, gugus terumbu karang lainnya yang bisa dilihat adalah Rocky Point, Natural Reef, Irmis Block, Anchor Reef, Green Wall, serta Alex Point, semua gugus terumbu karang tersebut satu sama lain sama indahnya ...

Sumber: Klasika

Martapura dan Kecamatan Cempaka

Bagi Anda pecinta batu permata, berkunjunglah ke Kalimantan Selatan. Sebab di sana ada tempat bernama Martapura, sebuah kawasan sumber batu permata. Sudah menjadi berita umum kalau Martapura terknal dengan intan permatanya. Martapura yang merupakan ibukota kabupaten Banjar, daerah penghasil batu aji dan batu mulia, semisal intan: berlian.

Batu dicuci menggunakan linggangan
Yang menarik dari Martapura, dalam mendulang batu-batu berlian ditambang dengan secara tradisional. Caranya, pertama, penambang menggali lubang pendulangan sedalam 1 sampai dengan 3 meter, setelh digali kemudian batu pendulangan dinaikkan ke atas lalu ditumpuk yang tidak jauh dari lubang pendulangan. Selanjutnya batu-batu dicuci dengan sebuah alat yang bernama Linggangan; bentuknya kerucut terbuat dari pohon kayu besar.

Bershalawat saat intan ditemukan
Untuk mendapatkan intan dari batu-batuan yang sudah ditambang, memerlukan proses cuci serta penyortiran yang berulang-ulang. Apabila setelah dicuci dan disortir kemudian menemukan intan, maka yang pertama kali dilakukan, penambang mengumandangkan shalawat nabi dan mengulum hasil temuannya ke dalam mulut. Itulah keunikan yang tidak bisa ditemukan di tempat penambangan selain Martapura.

Intan dibentuk menjadi beragam kerajinan
Batu intan yang ditemukan, selanjutnya dibentuk dan dibuat menjadi berbagai kerajinan dan perhiasan untuk selanjutnya dijual pada sentra perdagangan atau toko perhiasan. Ada sebuah sentra pedagangan batu intan terbesar di martapura, namanya Cahaya Bumi Selamat.

Selain sentra perdagangan terbesar, juga sebagai pasar terunik di dunia. pasalnya, meskipun Cahaya Bumi Selamat pusat jual beli perhiasan berharga namun penampilan pasar itu sendiri tidak semewah pasar perhiasan kebanyakan. Dari Banjarmasin, pasar tersebut bisa ditempuh dengan waktu 45 menit saja, kalau dari Bandara Syamsudin Noor hanya membutuhkan waktu 20 menit saja.

Pendulang kaya mendadak di Kecamatan Cempaka
Tidak hanya Martapura yang menjadi daya tarik kabupaten Banjar, masih ada satu lagi kecamatan yang bisa dikunjungi, namanya Kecamatan Cempaka. Tempat ini menjadi terkenal, sebab belasan tahun yang silam pernah ditemukan intan trisakti, yang menjadikan si pendulangnya kaya mendadak.

Itulah sekilas informasi pariwisata tentang, "Martapura dan Kecamatan Cempaka". Yang mudah-mudahan menjadi agenda destinasi wisata Anda, salam :D


Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Premium Wordpress Themes